BOLATAJONG - Pengelolaan Persepam Madura United di bawah bendera PT Pojur Madura
United mulai digoyah. Forum klub anggota pengcab PSSI Pamekasan
melakukan audiensi dengan Bupati Pamekasan Achmad Syafii untuk
mengakuisisi kepemilikan Laskar Sapeh Kerap.
Dalam pertemuan itu, forum yang diketuai Fathorrahman dari PSPM
Proppo, Arif (Mitra Patemon), dan Nurul Ulum (perwakilan wasit) ini
menilai Persepam milik Pamekasan, dan bukan Achsanul Qosasi yang
menjabat sebagai manajer tim.
AQ, sapaan Achsanul, merespon dengan nada dingin terkait isu yang berkembang.
“Saya tak mau menanggapi. Saya tak kenal mereka,” ujar AQ saat dihubungi Goal Indonesia.
Pertemuan yang menginginkan akuisisi saham Persepam menjadi
perbincangan hangat fanspage Persepam di salah satu jejaring sosial.
Salah satu suporter Persepam, bahkan menilai tim kebanggaannya berusaha
ditarik dalam arus politik.
“Jangan biarkan sepakbola Madura diseret ke politik licik. Ayo
bergerak rakyat Madura semua,” demikian tulis akun “Namaku DE Dtt”.
Sementara itu, para pemain tidak ingin larut dalam situasi tersebut. Kapten tim Persepam Zaenal Arif memilih bungkam.
“Itu bukan kapasitas saya untuk menjawab. Tugas saya hanya bermain.
Mengharumkan nama Madura di mata penikmat sepakbola tanah air,” ujar
Abo, sebutan Zaenal, ketika diminta tanggapannya terhadap situasi ini.

0 comments:
Post a Comment