BOLATAJONG - Gresik United gagal menuai poin penuh pada laga
perdana mereka di Indonesia Super League (ISL) 2014. Itu setelah, mereka
hanya bermain imbang dengan Persik Kediri 1-1 di
Stadion Petrokimia, Gresik, Senin (3/2). Dengan demikian, GU gagal
membalas kekalahan mereka dari Persik yang terjadi pada turnamen Inter
Island Cup 2014, skor 1-2, 12 Januari lalu.
Pada laga ini, pelatih GU, Agus Yuwono langsung menurunkan skuat
terbaiknya. Di lini belakang, Mahyadi Panggabean bakal saling bahu
membahu dengan A.M Bahtiar, Otavio Dutra, serta Legimin Raharjo.
Sementara di lini tengah, Agus menurunkan gelandang asal Jepang,
Matsunaga Shohei. Untuk lini depan, Pape Latyr Ndiyaye bakal menjadi
juru gedor GU.
Di lain pihak, Persik yang kali ini berstatus sebagai tim tamu juga
langsung menurunkan tiga pemain asing mereka, yakni Michael Ndubuisi,
Ngon A. Mamoun, dan Jean Paul Casimir Boumsong.
Jalannya pertandingan di babak pertama cukup ketat. Bertindak sebagai
tuan rumah, GU langsung memberikan tekanan sejak menit awal
pertandingan.
Tercatat, tiga peluang dimiliki Reza Mustofa dan kawan-kawan. Namun
masih gagal berbuah gol. Begitu pula tendangan Mahyadi Panggabean yang
mampu ditepis dengan baik oleh kiper Persik, Usman Pribadi.
Memasuki 10 menit pertandingan, kedua tim saling bergantian
menyerang. Memasuki menit ke-15 Persik yang dilatih Hartono Ruslan
terlihat mulai mengambil kendali permainan.
Pergerakan para gelandang Macan Putih seperti Rendi Irawan dan Ngon Mamoun mampu merepotkan barisan pertahanan GU.
Alih-alih mencetak gol, Persik justru kecolongan. Menyusul, Reza
mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan terukur dari
Matsunaga pada menit ke-28. Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Tertinggal, Persik meningkatkan kembali intensitas serangan mereka.
Hasilnya, melalui skema serangan balik cepat Tamsil mampu membuat Persik
menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat golnya pada menit ke-39.
Skor 1-1 bertahan hingga wasit Bahrul Ulum meniup peluit tanda babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, hujan turun sangat deras yang membuat lapangan menjadi licin. Kedua tim pun menurunkan tempo permainan.
Pada menit ke-57 Persik membuka peluang lagi. Kali ini, umpan silang
Ngon Mamoun gagal dieksekusi dengan baik oleh Boumsong. GU tak mau
kalah. Striker mereka Pape Latyr melakukan sundulan tepat di depan
gawang. Beruntung, Tamsil yang berada tepat di garis gawang masih mampu
menyelamatkan gawang Persik dari kebobolan.
GU kembali mengancam pada menit ke-65. Kali ini melalui sepakan Reza.
Namun lagi-lagi hanya membentur mistar gawang. Pun demikian dengan
tendangan Kacung yang juga menerpa mistar gawang pada menit ke-73.
Gempuran tuan rumah pada lima menit akhir pertandingan juga masih
belum berbuah gol. Skor akhir 1-1 bertahan hingga wasit meniupkan peluit
akhir pertandingan.