Pages

Saturday, February 1, 2014

PSSI Siap Tegas Terhadap Suporter Nakal

BOLATAJONG - PSSI akan menindak suporter klub-klub Liga Super Indonesia yang  menyalakan petasan, kembang api, dan melempar barang ke dalam lapangan saat laga berlangsung.

Sekjen PSSI Joko Driyono mengatakan, penegakan disiplin dilakukan mulai dari level klub. Sebab, kejadian seperti ini akan berulang kembali di tim nasional, bila tidak diberikan tindakan tegas.

“Kami berkonsentrasi kepada tingkah laku buruk suporter. Kami akan menindak tegas bila ada bom asap dan kembang api. Kami meminta suporter bersikap tertib saat berada di dalam dan luar lapangan,” tutur Joko, ditemui dalam acara Media Workshop Menyongsong Kompetisi ISL 2014 di Senayan, Jakarta, Jumat (31/1/2014).

Joko menjelaskan, pihaknya memberikan kewenangan kepada Komisi Disiplin untuk menegakkan hukuman. Hukuman diberikan kepada manajemen klub. Ini karena manajemen klub dianggap tidak bisa memberikan pendidikan kepada suporter. Hukuman bisa berupa denda atau larangan menggelar pertandingan tanpa penonton, tergantung tingkat kesalahan.

“Kalau kami lakukan pengamatan, banyak teman klub atau fans menyalakan kembang api untuk kesenangan dan seremoni. Tapi, kami pahami ini berdampak pada risiko pengamanan,” tuturnya.

Pada 2013, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberikan hukuman berupa denda dan larangan menggelar dua pertandingan kandang tanpa penonton, kepada PSSI.

Hukuman diberikan karena penonton melakukan aksi menyalakan petasan, kembang api, dan melempar barang ke dalam lapangan saat pertandingan berlangsung.

0 comments:

Post a Comment