Pages

Tuesday, December 31, 2013

Juarai Turnamen Pramusim Arema PD Rajai ISL 2014

BOLATAJONG - Meski  hanya bertajuk kompetisi pramusim dan berhasil menjadi juara di Turnamen Jatim dan Trofeo Persija, membuat Arema Cronous PD dan seakan telah mentasbihkan diri sebagai tim kandidat juara di ISL musim depan.
 
Jika diukur dari perjalanan di pra musim sejauh ini, klub berjuluk Singo Edan menunjukkan mereka sudah tidak asing dengan gelar juara. Dua trofi baru sudah menambah koleksi Arema dalam sepekan terakhir.

Setelah menjuarai East Java Tournament 2013, Arema tak terbendung di turnamen Trofeo Persija 2013. Keraguan sebagian Aremania, supporter fanatik Arema, terhadap kualitas pelatih Suharno seakan langsung sirna. Padahal dua event tersebut gagal diperoleh pada edisi tahun lalu ketika masih ditangani Rahmad Darmawan.

Kini fokus Arema beralih ke Inter Island Cup, yang levelnya jelas lebih tinggi karena diikuti semua kontestan Indonesia Super League (ISL). Ambisi mencatat hattrick gelar di masa musim tampaknya bukan sebuah kemustahilan mengingat Singo Edan sudah membuktikan konsistensinya sejauh ini.
 
Rekrutmen baru seperti Samsul Arif, Gustavo Lopez dan Ahmad Bustomi, disebutnya melengkapi skuad yang ada. “Sangat menggembirakan melihat progres pemain lama dan pemain baru di tim Arema. Padahal sampai sekarang sebenarnya sama sekali belum bisa disebut sempurna,” urai IB, sapaan akrabnya.

Mata Aremania pun telah dimanjakan aksi tiga pemain anyar yang langsung nyetel yakni Samsul Arif, Ahmad Bustomi dan Gustavo Lopez. Samsul semakin rutin mencetak gol sejak bergabung Arema, sementara Gustavo Lopez tampil sangat menonjol dengan umpan-umpan briliannya.

Itu belum termasuk Christian Gonzales yang juga membuktikan dirinya belum digerogoti usia. Pemain lain seperti Alberto Goncalves pun terlihat sangat nyaman dengan skema yang diterapkan pelatih Suharno. Tercatat hanya Arif Suyono yang belum menunjukkab progres signifikan sejak bergabung.

Disinggung soal target juara Inter Island Cup, “Kenapa tidak? Arema memiliki kualitas untuk mendapatkan gelar juara sebanyak mungkin,” yakin Iwan Budianto. Dua trofi yang diraih sebelumnya disebut memberikan efek sangat positif terhadap mental skuad Singo Edan yang musim lalu kering gelar.

Apalagi Arema kembali ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah zona Jawa 2, dengan pesaing Persija Jakarta, Persela Lamongan dan Persepam Madura United. Pada edisi tahun lalu, Beto Goncalves dkk hanya mentok di babak semifinal sebelum dikalahkan Sriwijaya FC. Selama penyelenggarannya, Arema belum pernah mengangkat trofi turnamen ini.

Sementara, Pelatih Arema Suharno menekankan konsistensi pemainnya di berbagai ajang musim ini. Walau telah menyabet trofi East Java Tournament dan Trofeo Persija, dirinya tetap mengingatkan bahwa pertarungan utama tetaplah di ISL dan AFC Cup. Dia berupaya timnya tidak antiklimaks saat memasuki kompetisi sebenarnya.

“Kami tetap menyadari bahwa pertarungan sesungguhnya belum dimulai. Turnamen pra musim hanya latihan atau menjajal bagaimana komitmen dan progres tim yang ingin serius di setiap pertandingan. Sejauh ini pemain telah menunjukkan bagaimana seharusnya bermain musim ini,” ujar Suharno.

Termasuk dua kemenangan di Trofeo Persija, pelatih asal Jawa Tengah ini masih belum merasakan kekalahan sejak menangani Arema akhir November lalu. Hasil terburuk adalah ditahan imbang kesebelasan asal Malaysia Terengganu FA pada ujicoba di Stadion Kanjuruhan, seusai menjuarai East Java Tournament. (sindo)

Meski Bermain Apik Persija Tak Jamin Kontrak Bangura

BOLATAJONG - Pelatih Persija Jakarta, Benny Dollo, mengaku masih belum terlalu puas dengan performa striker asal Sierra Leone, Shaka Bangura. Menurut Bendol, Bangura bukanlah tipe striker yang dibutuhkannya saat ini.

Persija sudah dipastikan kehilangan mesin gol utama mereka di musim lalu, Emmanuel ‘Pacho’ Kenmogne, yang hijrah ke Persebaya Surabaya. Dan hingga sekarang, Macan Kemayoran masih mencari pemain sepadan untuk menggantikan posisi Pacho di lini depan mereka.

Sebenarnya, dalam beberapa waktu belakangan ini, Persija sedang dihubung-hubungkan dengan salah satu striker asal Kamerun yang pernah bermain di klub peserta Liga Champions musim 2010/11, Partizan Belgrade, Pierre Boya.

Namun, sampai sekarang Boya masih belum muncul di POR Sawangan, Depok. Kabar kedatangannya pun seakan-akan kabur dan menjadi tidak jelas hingga sekarang.

“Sampai saat ini kami dari tim pelatih dan manajemen masih mempertimbangkan untuk mengontrak Bangura atau tidak. Dia tipe striker pemberi assist dan pembuka ruang. Kami butuh goal getter sebenarnya, tapi secara keseluruhan penampilan Bangura cukup memuaskan,” kata Bendol saat dihubungi para wartawan, Selasa 31 Desember 2013.

“Sebenarnya kami masih menunggu kedatangan Boya. Semoga dia bisa menjadi jawaban atas kebutuhan kami di lini depan. Jika nantinya Bangura dikontrak, kemungkinan kami akan pakai empat pemain asing. Agak sulit mencari pemain lokal berkualitas belakangan ini,” ucap pelatih 63 tahun tersebut.

Kemampuan Bangura bersama Persija telah diuji dalam ajang Trofeo Cup pada 29 hingga 30 Desember 2013 lalu. Bangura tampil di dua laga Trofeo, melawan Polis Diraja Malaysia FA (PDRM FA) dan Army United. Dari dua pertandingan, Bangura mencetak dua gol melalui titik putih. (vivabola)

Vujovic: Stadion Baru Persib Luar Biasa

BOLATAJONG - Hadirnya Stadion Gelora Bandung Lautan Api (BLA) membuat decak kagum para pemain PERSIB. Salah satunya pemain asal Montenegro, Vladimir Vujovic.

Vujovic mengaku nyaman bermain di stadion berkapasitas 38 ribu kursi tersebut. Ia mengatakan, lapangan Gelora BLA seperti di Rusia dan Ukraina, dimana ia pernah bermain di sana.

"Penilaian saya kepada stadion ini sangat fantastis. Saya merasa lebih nyaman dan dapat bermain lebih enak," kata pria yang akrab disapa Vlado ini.

Stadion bertaraf internasional ini memang belum rampung terutama tentang akses jalan, lahan parkir dan pengairan di luar stadion serta beberapa hal lain. Sehingga sampai akhir tahun 2013 ini belum dapat dipergunakan untuk pertandingan resmi.

Vujovic mengaku tidak banyak mengetahui kualitas lapangan yang ada di Benua Eropa, sebab dirinya tidak banyak bermain di wilayah tersebut.

"Saya tidak banyak bermain di Eropa, tapi lapangan ini seperti di Rusia dan Ukraina. Di Moskow juga sama seperti ini," ungkapnya. ***

Belum Dapat Ijin Laga Persebaya vs Persib Ditunda

BOLATAJONG -  Bonek dan Bobotoh (sebutan untuk pendukung Persebaya dan Persib) terpaksa harus gigit jari karena gagal melihat kedua tim kebanggaan mereka bertarung untuk yang kedua kalinya.

Undangan ujicoba PERSIB melawan Persebaya Surabaya yang sedianya dilangsungkan pada 5 Januari 2014 nanti dipastikan tertunda.

 Penenarkan penundaan ini dibenarkan oleh pelatih Persib Djajang "Djanur" Nurjaman.
" Ya, katanya belum mendapat ijin pertandingan. Sayang juga sih, Persib butuh lawan uji tanding yang sepadan", ujarnya.

Sebelumnya, PERSIB mendapat undangan dari uji coba yang merupakan rangkaian launching Persebaya. Namun, ternyata pihak klub berjuluk Bajul Ijo itu terkendala ijin penggunaan stadion Gelora Bung Tomo.

"Sehubungan dengan tidak keluarnya ijin pemakaian Stadion Gelora Bung Tomo dari Pemkot Surabaya, bersama ini kami sampaikan bahwa friendly match Persebaya vs Persib pada 5 Januari 2014 di Gelora Bung Tomo Surabaya terpaksa ditunda," bunyi surat pemberitahuan dari Persebaya yang diterima manajemen PERSIB, Selasa malam (31/12).

Dalam surat yang ditandatangani langsung Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djurait tersebut juga disampaikan bahwa pertandingan ini diundur menjadi 2 Februari 2014 mendatang.