Pages

Thursday, January 2, 2014

Pemain Timnas U23 Datang Buat RD Sumringah

BOLATAJONG - Skuad Persebaya ISL bakal bertambah lengkap. Pasalnya, empat pemain Timnas U-23 bakal mengikuti latihan di Lapangan Nanggala, Dukuh Menanggal, Kamis (2/1) sore  ini. Empat punggawa Timnas U-23 itu adalah  Fandi Eko Utomo, Dedi Kusnandar dan Manahati Lestusen serta  Alfin Tuasalamony.
“Besok (hari ini) para pemain U-23 sudah datang dan langsung ikut latihan sore harinya di Lapangan Nanggala,” terang Asisten Manager, Amran Said.

Jika benar, makan empat pemain tersebut akan menjalani latihan perdana bersama Persebaya, meski sudah teken kontrak sejak sebulan lalu. Mereka baru bisa bergabung karena  sebelumnya berlaga di Sea Games 2013 Myanmar. “Kita berharap tim ini segera lengkap pemainnya. Karena sebentar lagi akan berlaga di ajang Inter Island, pertengahan bulan (Januari),” harap Amran.

Selain kedatangan empat pemain Timnas,  hingga saat ini sejumlah pemain seleksi masih setia berlatih di Lapangan Nanggala Menanggal Surabaya. Diantaranya, Rendy Irwan mantan pemain Persebaya IPL,  Heru Nerly mantan pemain Mitra Kukar, Imam Yulianto dan Febri Hamzah.  Dua  pemain terakhir ikut mengantarkan Persebaya menjadi juara Divisi Utama. Satu lagi pemain seleksi adalah   Rama Randhika, pemain internal PSSI Surabaya.

Terpisah, RD mengaku senang semua pemain datang. RD menepis anggapan bahwa ia adalah pelatih yang senang mengoleksi pemain bintang.

"Apa yang saya lakukan adalah sesuai kebutuhan tim, apalagi manajemen membebani saya target juara, untuk itu saya butuh pemain yang bisa mewujudkan itu", ujarnya.

Datangnya para pemain itu jelas mempermudah jalannya program latihan karena sudah memasuki fase penerepan  pola maupun skema main Persebaya. “Untuk pemain U-23 memang janji akan bergabung dengan tim tanggal 2 Januari,” ujarnya.

Striker Mahalnya Cedera, Persebaya Maksimalkan Super Sub

BOLATAJONG - Striker andalan Persebaya, Emmanuel “Pacho” Kenmogne dihantam cedera beberapa hari menjelang turnamen Inter Island Cup 2014 digelar. Mantan striker Persija ini divonis cedera engkel kiri dan harus absen latihan reguler selama beberapa hari.

Seperti dilansir laman resmi klub, Kamis (2/1/2014), masih belum jelas apakah cedera Pacho akibat faktor kelelahan seusai menjalani laga berat di Piala Gubernur Jatim 2013 atau pada sesi latihan. Namun bagi kubu Persebaya, kehilangan Pacho merupakan pukulan telak.

Kini salah satu dari trio Kamerun andalan Persebaya ini sedang dirawat secara intensif dan belum diketahui apakah Pacho bisa fit ketika IIC dimulai 10 Januari nanti. Dengan cederanya Pacho, Persebaya kemungkinan besar akan memanfaatkan jasa Febri Setiadi Hamzah, striker jangkung yang menjadi super-sub eks striker Persebaya, Jean Alain Boumsong pada kompetisi Divisi Utama lalu.

Pacho sendiri meski belum menampilkan performa maksimalnya, diproyeksikan menjadi ujung tombak saat ISL 2014 bergulir. Ia akan berada di depan dengan sokongan Fandi Eko Utomo atau Greg Nwokolo dan Ari Supriatna. (liputan 6)

Batal Ke Barito Kayamba Pilih Pensiun

BOLATAJONG - Meski sempat mengikuti latihan dan dinyatakan telah menerima pinangan dari Barito Putera, Keith Kayamba Gumbs akhirnya urung bergabung dengan klub yang menempati peringkat enam klasemen akhir Indonesia Super League (ISL) musim lalu itu.

Padahal, Laskar Antasari miliki harapan besar kepada Kayamba untuk mengisi lubang yang ditinggalkan topskor mereka musim lalu Djibril Coulibaly. Apalagi, manajemen Barito sempat menyatakan Kayamba merupakan rekrutan terakhir.

“Ya Kayamba dipastikan tidak bisa bersama Barito. Dia meminta maaf kepada manajemen dan tim pelatih. Alasannya, karena dia disuruh istrinya untuk pensiun. Apalagi dia sudah berusia 42 tahun, saat ini dia sudah pulang ke Australia,” kata M Arifin, Asisten Manajer Barito Putera, pada laman resmi Liga Indonesia, baru-baru ini.

“Awalnya memang dia sendiri yang berminat bergabung bersama Barito. Setelah itu,dia datang ke Banjarmasin bersama istrinya dan telah berlatih sekitar satu minggu. Tapi, akhirnya setelah itu istrinya berubah pikiran dan menyuruh Kayamba pensiun. Padahal Kayamba bilang sangat enjoy dan suka bermain di Barito Putera yang banyak dihuni pemain muda,” papar Arifin.

Karier Kayamba di Indonesia bisa di bilang cukup gemilang. Selain menjadi contoh bagi para pemain di timnya, prestasi pribadi kapten tim nasional Karibia ini juga baik, antara lain topskor dua kali Hong Kong Senior Shield, top skor Piala Liga Hong Kong, Pemain Terbaik Piala Indonesia 2010 dan Indonesia Super League 2011/12.

Raihan gol terbanyak di ISL pun ia torehkan bersama Sriwijaya FC di masa baktinya mulai 2007-2012, dengan torehan 104 gol dari 183 penampilan. (liputan 6)

Tak Mau Rendah Diri Persik Siap Beri Kejutan Di IIC


BOLATAJONG - Persik Kediri sepertinya harus bekerja keras pada pertandingan pra musim mereka, setelah gagal total oleh Arema Cronous di ajang East Java Tournament. Persik akan melakoni Inter Island Cup (IIC) di kandang Bajul Ijo Persebaya Surabaya, ini ibarat keluar dari mulut singa dan masuk mulut buaya.

Selain Persebaya, perjalanan Persik juga tidak terbilang mudah karena bakal menghadapi Persiba Bantul dan Persegres Gresik United. Apalagi belum ada perkembangan signifikan di tim berjuluk Macan Putih, baik secara finansial maupun komposisi tim membuat mereka dipandang sebelah mata.

Kendati tidak banyak memiliki aset mentereng, terutama setelah mencoret pemain asing seleksi seperti Danilo Fernando, Oliver Makor dan Christiano Lopez, Persik berupaya tak rendah diri. Mereka ingin mendapatkan hasil jauh lebih bagus di turnamen pra musim walau persiapannya kalah dengan klub lain.

“Persik tidak boleh rendah diri setelah gagal di East Java Tournament. Tim akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berupaya menjadi penantang serius di Inter Island Cup. Walau bermain di Surabaya, target tetap lolos dari babak penyisihan,” ucap Sekretaris Persik Kediri, Barnadi, Rabu (1/1).

Terdengar kelewat muluk? Mungkin saja. Dilihat dari materi pemain dan persiapan tim, Persik memang masih tertinggal dibanding Persebaya dan Persegres. Khusus Persiba kekuatannya hingga kini belum bisa diukur karena belum terlibat dalam turnamen pra musim seperti klub-klub Jawa Timur.

“Persiapan menuju Inter Island Cup bisa lebih matang dibanding East Java Tournament. Tentunya pelatih bisa mengevaluasi kekurangan di tim. Kondisi pemain tentunya juga membaik kondisi fisiknya setelah bermain di Malang. Kami tetap optimistis tim bisa berbuat lebih banyak di Surabaya,” tutup Barnadi.