Pages

Sunday, January 5, 2014

Sriwijaya Akui Persib dan Arema Lawan Berat

BOLATAJONG - Manajemen Sriwijaya menyebutkan kalau Arema dan Persib menjadi pesaing utama mereka dalam kompetisi Indonesia Super League musim 2014 /15 untuk wilayah barat. Hal itu berdasarakan pemain yang ada dalam dua klub tersebut.

“Arema Indonesia dan Persib Bandung menjadi salah satu kandidat juara pada musim depan jika melihat dari tim yang telah terbentuk. Mereka akan menjadi pesaing utama Sriwijaya FC,” kata Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex, Sabtu (4/1/2013).

Selain memiliki tim yang kuat pada musim ini, kedua tim tersebut juga diperkirakan mempunyai ambisi yang besar untuk menjadi juara.

“Arema dan Persib banyak melakukan perombakan untuk mengarungi kompetisi musim ini, jadi bisa dibayangkan betapa ambisinya kedua tim ini untuk menjadi juara,” tambahnya.

Menurut Dodi, hal itu bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan mengingat manajemen Sriwijaya juga melakukan perombakan besar-besaran pada tim dengan mendepak sekitar 90 persen pemain lama.

Ia pun tidak segan-segan sesumbar mengenai prestasi Sriwijaya FC yang diperkirakan akan lolos ke babak empat besar untuk wilayah barat.

“Kemungkinan Sriwijaya akan bertemu Arema dan Persib pada babak empat besar,” ujar putra sulung Gubernur Sumatra Selatan ini.

Manajemen Persib Kepincut 3 Pemain Magang

BOLATAJONG - Rencana pelatih Djadjang Nurdjaman untuk mengontrak pemain magang Rudiyana disambut baik oleh manajer PERSIBUmuh Muchtar. Bahkan menurut Umuh, bukan hanya Rudiyana saja yang akan direkrut PERSIB untuk musim depan.

Langkah terbaru, dua pemain magang PERSIB lainnya yakni Syaiful Anwar dan Rudi Gunawan juga akan direkrut oleh manajemen Maung Bandung.

"Saya sudah putuskan. Insya Allah (direkrut) tiga-tiganya," ujar Umuh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (BLA), Sabtu (04/1).

Umuh menambahkan, pertimbangan merekrut ketiga pemain tersebut karena manajemen juga ingin mematangkan talenta para pemain muda yang potensial.

"Supaya lebih semangat lagi, minimal tiap bulan mereka harus mendapat kepastian yang jelas. Supaya mereka juga mempunyai kemampuan yang lebih matang," katanya.
 
Upaya manajemen Persib ini bukan tanpa sebab, mengkilapnya tiga pemain magang dalam beberapa kali uji coba telah sukses mencuri hati Djanur.

Diharapkan dengan banyaknya pemain muda potensial masuk tim inti kedepannya Persib banyak dihuni pemain-pemain binaan sendiri yang berkualitas.

Lengkapi Skuad Persiba Rekrut Irfan Bachdim

BOLATAJONG - Persiba Balikpapan menyatakan telah berkomunikasi langsung dengan striker naturalisasi yang pernah sukses membela skuat Garuda, Irfan Bachdim.

“Kemarin manajemen sudah berbicara dengan Bachdim, kebetulan dia juga sedang cari klub untuk musim depan ini,” kata Manajer Persiba Balikpapan Faisal Husin, Ahad (5/1).

Menurut Faisal, Bachdim kemudian menyerahkan semua urusan kontrak kepada manajernya, yaitu kakaknya Fardy Bachdim. Ia juga menambahkan, jika sudah sepakat pada nilai kontrak, striker berdarah Belanda itu tidak akan menjalani seleksi.

Bachdim yang dikabarkan sedang menjalani ujicoba dengan sebuah klub Jepang akan langsung latihan dan bermain bersama Persiba. “Kita sudah tahu kualitas Irfan (Bachdim), jadi ia tidak perlu lagi ikut seleksi,” ujar Faisal.

Berapa nilai kontrak yang ditawarkan Persiba, Faisal Husin tak mau menyebutkan. Namun lazimnya, pemain bintang seperti Irfan, walaupun sudah dianggap bukan pemain asing lagi, lebih kurangnya dihargai mulai Rp 900 juta per tahun.

Sampai saat ini Persiba juga sudah memastikan sejumlah permain tetap bersama mereka, meski tampaknya sudah pasti kehilangan bintang anyarnya Syakir Sulaiman yang hijrah ke Sriwijaya FC.

Bek tinggi besar Franck Edouard Bezi kembali meneken kontrak untuk satu musim lagi membela Beruang Madu. Begitu pula Ahmad Maulana yang kini tampil semakin khas dengan rambut kribonya.

Bachdim sendiri setelah sempat kisruh dengan Persema Malang bermain untuk klub Thailand Chonburi FC sepanjang musim 2012-2013. Ia masih dipercaya menjadi striker Timnas senior meski gagal membawa Garuda berlaga ke Piala Asia.

Bachdim datang ke Indonesia beberapa lama sebelum Piala AFF 2010. Ia pun memegang paspor Indonesia dan masuk Timnas. Dalam pertandingan melawan Malaysia, Irfan mencetak satu gol dari lima gol kemenangan Indonesia atas Harimau Melayu.