BOLATAJONG - Persik Kediri
sepertinya harus bekerja keras pada pertandingan pra musim mereka,
setelah gagal total oleh Arema Cronous di ajang East Java Tournament.
Persik akan melakoni Inter Island Cup (IIC) di kandang Bajul Ijo
Persebaya Surabaya, ini ibarat keluar dari mulut singa dan masuk mulut
buaya.
Selain Persebaya, perjalanan Persik juga tidak terbilang mudah karena
bakal menghadapi Persiba Bantul dan Persegres Gresik United. Apalagi
belum ada perkembangan signifikan di tim berjuluk Macan Putih, baik
secara finansial maupun komposisi tim membuat mereka dipandang sebelah
mata.
Kendati tidak banyak memiliki aset mentereng, terutama setelah
mencoret pemain asing seleksi seperti Danilo Fernando, Oliver Makor dan
Christiano Lopez, Persik berupaya tak rendah diri. Mereka ingin
mendapatkan hasil jauh lebih bagus di turnamen pra musim walau
persiapannya kalah dengan klub lain.
“Persik tidak boleh rendah diri setelah gagal di East Java
Tournament. Tim akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berupaya
menjadi penantang serius di Inter Island Cup. Walau bermain di Surabaya,
target tetap lolos dari babak penyisihan,” ucap Sekretaris Persik
Kediri, Barnadi, Rabu (1/1).
Terdengar kelewat muluk? Mungkin saja. Dilihat dari materi pemain dan
persiapan tim, Persik memang masih tertinggal dibanding Persebaya dan
Persegres. Khusus Persiba kekuatannya hingga kini belum bisa diukur
karena belum terlibat dalam turnamen pra musim seperti klub-klub Jawa
Timur.
“Persiapan menuju Inter Island Cup bisa lebih matang dibanding East
Java Tournament. Tentunya pelatih bisa mengevaluasi kekurangan di tim.
Kondisi pemain tentunya juga membaik kondisi fisiknya setelah bermain di
Malang. Kami tetap optimistis tim bisa berbuat lebih banyak di
Surabaya,” tutup Barnadi.

1 comments:
..
Post a Comment