BOLATAJONG - Bertindak sebagai tuan rumah, tapi serasa bermain di luar kandang. Itulah yang dirasakan PSM Makassar kala menjamu Putra Samarinda, Minggu (2/2) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Hasilnya PSM harus berbagi satu angka setelah ditahan Pusam 1-1.
Pelatih PSM Jorg Peter Steinebrunner mengaku kurang
puas dengan hasil ini. Bagi Jorg, seharusnya tim berjuluk Juku Eja itu
bisa tampil lebih baik dari yang mereka tampilkan di pertandingan ini.
“Anak-anak bermain di bawah performa,” aku Jorg.
Mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini mengatakan, Juku Eja tak
sepatutnya mendapat hasil imbang lawan Putra Samarinda. “Ini
pertandingan pertama, satu poin oke lah. Tapi saya kurang senang dengan hasil ini,” tuturnya lagi.
Pada pertandingan ini PSM tampil dengan permainan keras menjurus
kasar. Empat kartu kuning yang diterima pemain PSM adalah buntinya.
“Pemain masih sedikit canggung karena ini pertandingan pertama.
Kontrol bola juga tidak kurang tenang. Kita main kandang, tapi serasa di
kandang lawan,” ungkap pelatih asal Jerman ini menilai permainan anak
buahnya. Apalagi, di pertandingan ini mereka tak mendapat dukungan
suporter mereka, Maczman.

0 comments:
Post a Comment