Pelatih Persib Bandung
Djadjang Nurdjaman (Djanur) menyatakan, perubahan format Indonesia
Super League (ISL) 2014 menjadi dua wilayah tidak akan mengurangi
ketatnya persaingan antara klub peserta kompetisi. Menurutnya,
persaingan antar tim akan tetap berlangsung ketat.
Seperti yang diketahui, ISL musim depan sudah dipastikan berlangsung
dalam dua wilayah. Hal itu harus dilakukan karena peserta ISL musim
depan mencapai 22 klub. Masing-masing wilayah terdiri atas 11 klub
dengan sistem pertandingan home and away.
Empat klub klub teratas di masing-masing wilayah berhak maju ke babak
8 besar. Nantinya babak 8 besar juga akan menganut sistem home and
away. Dari babak 8 besar akan muncul lagi empat besar yang berhak masuk
ke semifinal.
Dengan format seperti itu, maka Djanur mengakui timnya harus
disiapkan untuk bisa melewati setiap fase yang ada dari perjalanan
kompetisi nanti untuk menyambet gelar juara.
Sebelumnya, Djanur menyambut baik keputusan format dua wilayah di ISL
2014 ini. Dia juga mengaku sudah mempersiapkan timnya untuk menghadapi
format baru tersebut. Contoh di antaranya, dengan menyediakan tiga stok
bek tengah.
“Saya pikir dua wilayah cukup fair. Kita ikut dan kita juga sudah siap dengan format itu,” ucapnya.
Menurut Djanur, untuk jumlah 22 peserta ISL 2014 yang paling ideal
memang dengan dibagi ke dalam dua wilayah. Mengingat jika tetap
menggunakan satu wilayah, maka kompetisi akan berlarut dan lebih cocok
dengan 20 peserta.
“Kalau dipaksakan 22 tim di manapun tidak ada. Maksimalnya 20. Jadi
saya pikir lebih relevan kalau dibagi jadi dua wilayah dan kita
menyambut baik,” pungkasnya.

0 comments:
Post a Comment