BolaTajong-Nama besar dan beken bukan jaminan untuk bisa dengan mudah diterima di satu klub, meskipun segudang pengalaman, jika permainan dan karakter tidak sesuai tim maka yang bersangkutanpun akan ditolak.
Ini pula yang terjadi pada tiga pemain beken; Budi Sudarsono, Kenji Adachihara dan M. Fakhruddin.
Penampilan minor mereka di PSM Makassar saat Piala Gubernur Jatim akhirnya memaksa ketiganya untuk angkat koper, tidak
jadi bergabung bersama PSM di ISL musim depan.
“Ketiganya dianggap tidak pas dengan karakter PSM dan pola yang akan
dikembangkan pelatih musim depan,” ungkap Direktur Olahraga PSM, Andi
Darussalam Tabusalla Kamis (26/12).
ADS, sapaan akrabnya, menegaskan, keputusan ini murni dari hasil
evaluasi pelatih dan staf teknis PSM. “Tidak ada intervensi. Manajemen
memberi kebebasan penuh buat pelatih dan stafnya untuk memilih pemain,”
papar Widya.
Sebelumnya, ADS memberi sinyal dengan mengatakan Juku Eja butuh
striker petarung dan bisa jadi ‘target man’ di lini depan. Budi dan
Kenji dianggap lebih pas beroperasi dari sisi sayap. “Kami juga butuh
pemain yang berstamina bagus dan spartan,” ungkap ADS.
Dicoretnya Budi dan Kenji membuat PSM kini hanya memiliki dua striker
yakni Rahmat Syamsuddin dan Andi Oddang plus Roman Chmelo, gelandang
yang kerap jadi tombak di klub sebelumnya. Sedang peran Fakhruddin bisa
dimainkan oleh Kaharuddin Salam dan Qifli Tamarah, dua winger starter di
kompetisi IPL musim lalu.”Kami akan mencari striker asing atau lokal
untuk melengkapi lini depan,” jelas ADS. (bolanews)

0 comments:
Post a Comment